Posted by Deden Hanafi | Posted in Coretan Harian | Posted on 09-10-2011
23
Nulis untuk diri sendiri merupakan sebuah kegiatan yang ditujukan untuk mengabadikan setiap moment-moment berharga yang terjadi dalam hidup. Baik itu moment bahagia, sedih, lucu, galau bahkan yang tragis sekalipun (seperti ditolak cinta ataupun dikejar-kejar waria).
Dulu, kita biasa menggunakan diary atau catatan harian. Seiring dengan berkembangnya teknologi, orang-orang yang hobi tulas-tulis mulai berpindah ke media lain, yaitu Blog.
Sebenarnya blog memiliki fungsi yang sama dengan catatan harian. Tapi melalui blog, kita harus sadar, kalau disana kita tak hanya nulis untuk diri sendiri, tapi untuk orang lain juga. Karena walau bagaimanapun, blog adalah ‘tempat umum’, sehingga mau ga mau, kita harus mematuhi norma-norma yang ada.
Kalau begitu, menulis di blog tak bisa sebebas menulis di diary dong?
Kelanjutannya Gimana? »
Posted by Deden Hanafi | Posted in Coretan Harian | Posted on 26-03-2011
93
Entah, sudah berapa bulan saya tak bercengkrama dengan blog? Sebulan kah, dua bulan atau malah lebih dari itu? saya benar-benar lupa. Padahal rasanya, baru kemarin saya sakit perut melihat tingkah si fathir di blognya Teh erry. Baru kemarin pula saya membaca postingan-postingan ‘panas’ khas Kang Annas. Baru kemaren saya ‘ditampar’ oleh salah satu artikelnya Bunda Lily Suhana. Oh, ternyata baru kemarin juga, saya ngeces liat masakan-masakan menggiurkan yang menyiksa batin di blognya Teh Nchie Hanie. Dan sekali lagi, rasanya baru kemarin juga, saya berpose abis-abisan di event lagak lagunya Pakde Cholik (lomba blog terakhir yang saya ikuti, dan saaat itu saya jadi salah satu pemenangnya, hehe. bukan! saya menang bukan karena saya ganteng, mungkin karena Sang jurinya saja sedang khilaf. tapi sudahlah, keputusan juri kan mutlak).
Aaaah, rasanya memang benar2 baru kemarin, Sodara-sodara. (buat teman2 yang tidak ksebut, saya mohon maaf, bukannya saya tak ingat dan tak merindukan kalian, saya hanya cape menulis kata: “baru kemarin”.
Detik demi detik, menit demi menit, waktu terus berjalan. Meninggalkan saya, yang vakum ngeblog dengan waktu yang tak kira-kira. tak ada posting, tak pula saya blogwalking.
Itulah saya, kawan. Manusia biasa yang sering lupa waktu, tapi untunglah tak pernah lupa makan sama jajan. Oh y (tuh kan saya hampir lupa lagi), buat teman2 yang pernah saya hutangi terus belum saya bayar, kalian tenang saja y, walaupun lupa waktu, saya tak pernah lupa hutang. Karena sudah saya catat. Lagian kan saya minjam uangny pun tak banyak.
Kelanjutannya Gimana? »
Posted by Deden Hanafi | Posted in Coretan Harian | Posted on 18-12-2010
145
Expecto patronum..!!
Dengan serta merta, keluarlah sesosok tupai berwarna perak dari tongkat sihir pemuda tambun itu. Dementor-dementor yang tadi hendak mengecupnya, tiba-tiba langsung terpental beberapa meter,, karena ga sanggup nahan rasa sakit yang teramat sangat, mereka pun jerit,
“Adaaw atiiit, AMPUN GAN, AMPUUUUN! Ane ga jadi deh ngecup ente.ane kapoooooook!”. raung para dementor penuh pilu.
Huahahahaha… Setelah tau mantranya berhasil, si pemuda itu pun tertawa tersedu-sedu (saking gembiranya), dan tiba-tiba.. dia…
bangun dari tidur siangnya.
Kelanjutannya Gimana? »
Posted by Deden Hanafi | Posted in Coretan Informasi | Posted on 14-12-2010
78
Dulu saya sering berpikir, kalau kegiatan yang saya lakukan saat ini tak ada artinya. Udah cape-cape kerja banting tulang, hilir mudik kesana kemari nyari customer, eh gajinya kecil atau malah ga dapat uang sama sekali.
Naif banget ya? Apa-apa selalu diukur dengan materi. Ketika saya bekerja, pasti yang terbayang adalah lembaran-lembaran rupiah yang saling berdesakan di dompet. Yaah, sepertinya kebanyakan anak muda, semakin tebal dompet, semakin pede lah dia. Akhirnya, ketika angan itu tak jadi kenyataan, saya pun kecewa. Kecewa stadium akhir. Dan kekecewaan ini, susah dicari obatnya, kecuali dengan uang itu sendiri.
Tapi, ketika mendengar kata-kata ini,
“Tindakan kita saat ini, merupakan investasi untuk masa depan.”
Saya merasa ditampar bolak-balik. Saya yang awalnya kerja kaya kuli bangunan, yang mayoritas ingin langsung dibayar saat beres kerja, tiba-tiba jadi sadar sendiri.
Kelanjutannya Gimana? »
Posted by Deden Hanafi | Posted in Coretan Harian | Posted on 06-12-2010
105
Percaya atau tidak, kalau seorang blogger jarang atau bahkan tak pernah blogwalking, kemungkinan besar akan jauh dari peluang. maksudnya apa? jadi begini sodara-sodara, ketika kita sedang blogwalking, banyak info-info yang menarik yang bisa kita raih, baik itu info tentang kontes, lomba menulis ataupun info tentang seminar-seminar yang mampu menambah pengetahuan kita. hehhhmm.. bukankah itu rezeki namanya?? hehe..
Oleh karena itu, kalau ingin banyak rezeki, Blogwalkinglah,Blogger! 
Ngomong-ngomong tentang rezeki, emang ‘jorok’ banget ya datangnya? kita tak tahu kapan dan darimana datangnya. seperti contohnya waktu kemaren-kemaren, si saya lagi blogwalking, loncat-loncat dari blog yang satu ke blog yang lainnya, semuanya nampak biasa saja. tapi entah kenapa, saat mengklik link blognya Mba Mida Sutrani, tiba-tiba tangan saya (yang megang mouse) terasa hangat, malah ditambah dengan kedutan-kedutan segala (hehe). Saya pikir, ada apa ini? jangan2 mu dapet gadis durian runtuh nih.hehhmm..
Kelanjutannya Gimana? »